Amin Rais semakin terjerat dalam kisaran politik yang telah diciptakannya sendiri. Belum selesai kasus terkait hoax Ratna Sarumpaet tiba-tiba Ia menuduh Kapolri Tito Karnavian punya masalah serius dengan KPK. Oleh karna itu Ia bahkan meminta Presiden Jokowi agar memecatnya dari Kapolri.
Menurut Amin, masih ada Polisi yang lebih pantas untuk mengabdi kepada negara yang bersih dan mumpuni. Namun anehnya Ia enggan menyebutkan gerangan masalah apa dan data-data pendukung terkait kesalahan Tito itu. Ia bahkan meminta agar Jokowi mencari sendiri bukti-buktinya.
Atas ungkapannya yang sangat berani itu , akhirnya Kompolnas angkat bicara dan meminta Amin bisa membuktikan tuduhannya itu. Namun jika tidak bisa maka bersiaplah Amin harus akan berurusan dengan isu hoax baru terhadap Kapolri itu.
Seperti diberitakan CNN Indonesia, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pihak yang menuding keberadaan aliran dana kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dari seorang pengusaha impor daging, Basuki Hariman, harus membuktikannya.
"Kompolnas menganggap bahwa tudingan terhadap Kapolri adalah tudingan yang serius dan harus dapat dibuktikan kebenarannya," ujar Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/10) dikutip CNN Indonesia.
"Kepada pihak-pihak yang sudah menyebarkan berita bahwa pribadi Kapolri sudah menerima aliran dana, tetapi ternyata tidak bisa dibuktikan, maka Polri tidak boleh ragu-ragu untuk menegakkan hukum kepada siapa saja yang sudah menyebarkan berita bohong," cetus dia.
Nah, Untuk Mbah Amin, saya kira kasus kedua ini jauh lebih serius dibandingkan dengan Sarumpaet. Adalah pribadi Kapolri langsung yang sampeyan bidik. Orang nomor satu di institusi Kepolisian negara ini. Jika tidak terbukti maka bersiaplah menanggung resiko yang mungkin teramat pedih untuk Mbah Amin di ujung usia yang senja ini. **
Baca Sumber



