Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais merupakan salah satu sosok yang getol mewacanakan untuk mengganti rezim yang sedang berkuasa saat ini. Banyak kalangan heran mengapa Amien begitu ‘ngebet’ untuk mengganti Presiden.
Melalui pernyataannya yang dilontarkan saat menghadiri deklarasi koalisi relawan nasional (Kornas) pendukung Prabowo-Sandi (9/9) alasan Amien mulai terkuak. Ternyata Amien ‘ngebet’ mengganti Presiden karena takut ancaman kekuatan dibelakang Jokowi.
"Yang kita hadapi, bukan rezim yang sekarang berkuasa ini. Kalau ini relatif mudah tapi belakang ini ada dajjal ekonomi, dajjal politik, dajjal militer, dajjal intelijen," kata Amien Rais di rumah Komjen (Purn) Noegroho Djajoesman di Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).
Amien tidak menyebutkan siapa yang dimaksud dengan dajjal yang berada di belakang Jokowi. Ia hanya meyakini bahwa dajjal tersebut sudah menanti waktu yang tepat untuk mencaplok Indonesia.
"Ini yang saya kira ini mengintai negeri kita ini untuk di caplok," ucap Amien, dikutip dari detiknews.com (9/9).
Hanya saja untuk memberikan gambaran tentang sosok dajjal yang ia maksud Amien mengambil mengaitkan dengan tindakan Amerika yang menyerang negara lain, yang sangat mungkin diikuti oleh Negara tetangga yang ada di utara.
Ia meyakini tanda-tanda terjadinya peristiwa yang ditakutinya sudah mulai Nampak dengan banyaknya pekerja asing yang masuk ke Indonesia. Amien menduga para pekerja tersebut tidak hanya dikirimkan untuk bekerja, tetapi membawa misi tersembunyi.
"Bagaimana TKI aseng datang berduyun-duyun kesini itu bukan tenaga kerja tapi tampaknya dari potongan, badan ketangkasan itu jelas bukan tenaga kerja itu jenis manusia lain," jelas Amin, dikutip dari detiknews.com (9/9).
Merujuk pada pernyataannya tersebut maka pertanyaan mengapa Amien Rais begitu ‘ngebet’ untuk menggati rezim Jokowi sekarang sudah terjawab. Sebab jika dajjal yang dimaksud Amien benar adanya, maka tidak heran Amien Rais begitu ngotot.
Hanya saja ketakutan Amien patut dipertanyakan, karena jika dajjal yang dimaksud benar adanya, belum tentu akan semudah itu Indonesia akan dilumpuhkan. Apalagi di era teknologi digital seperti saat ini, sepertinya sulit konspirasi besar untuk mencaplok sebuah negara sama sekali tidak terdeteksi.
Bagaimana menurut pendapat anda, setuju dengan Amien Rais?
Baca Sumber



