Tampaknya nilai dolar kian lama kian naik. Sekarang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah. Ya, 1 dolar AS kini senilai dengan Rp 14.800 lebih (Rp 14.818,75). Menyikapi hal demikian, apa tanggapan Presiden Jokowi?
“Semua negara mengalami,” ucap Presiden Jokowi, seperti yang dilansir di liputan6.com (31/08/18).
Faktor penyebab melemahnya rupiah
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa tidak hanya Indonesia saja yang mengalami depresisasi (melemahnya) mata uang. Menurutnya, semua negara mengalami hal yang sama. Apa faktor penyebabnya?
“Yang pertama, karena adanya perang dagang, isu perang dagang, perang negara besar,” jelas Presiden Jokowi, seperti yang dilansir di liputan6.com (31/08/18).
Faktor penyebab lainnya datang dari klaim AS jika ekonominya membaik sehingga negara tersebut terus menaikkan suku bunga acuan. Dampaknya, mata uang negara lain mengalami keterpurukan (terdepresiasi).
“Kenaikan suku bunga AS yang mereka mungkin ada tiga atau empat kali, semua negara ini mengalami hal yang sama,” lanjut Presiden Jokowi, seperti yang dilansir di liputan6.com (31/08/18).
Bagaimana pendapat Anda?



